Hari ini ibu! Teman-teman udah kasih cokelat untuk ibu masing-masing? Sejujurnya, saya bukan tipe anak romantis yang ngasih kado untuk mamak sewaktu mamak ulang tahun atau pada tanggal-tanggal seperti hari ini. Mamak pun bukan tipe mamak romantis yang akan sedih kalau nggak diucapin selamat ulang tahun atau selamat hari ibu. Tapi entah mengapa hari ini saya mencoba menjadi anak romantis yang ngasih cokelat dan surat untuk mamak. Mamak pecinta cokelat. Setiap saya pulang dari Banda Aceh, pasti mamak minta dibawain Socolate (cokelat dari aceh yang super enak!!!!!) yang banyak. Ternyata saya bukan satu-satunya anak mamak yang romantis, Fitri Tarina Suri si bungsu juga sudah nyiapin surat untuk mamak. Akhirnya kami ngerjain bungkus membungkus berdua.
Dalam surat, saya menulis bahwa aksi memberi cokelat bukan aksi membayar jasa. Karena jasa mamak nggak akan bisa saya bayar kan? Beliau mengorbankan banyak hal untuk kita. Bahkan nyawa pun bersedia mereka pertaruhkan. Setelah saya fikir-fikit, semua ibu, bukan hanya ibu manusia. Tapi juga ibu-ibu para binatang.
Mari kita lihat nyamuk. Tau dong kalau nyamuk yang nyebelin dan gigitin kalian itu nyamuk betina? Nyamuk betina perlu darah untuk menghangatkan telur-telurnya. Ibu para nyamuk pun bersedia mengambil resiko di semprot baygon, kena asap obat nyamuk, disetrum racket, dipenyetin dan di pukul hingga remuk oleh tangan manusia. Dengan kata lain ibu nyamuk juga mengorbankan nyawa untuk anak-anaknya. Sewaktu saya kecil dulu, nenek sering bercerita tentang binatang-binatang yang bisa bicara. Salah satu ceritanya tentang ibu nyamuk yang pamit ke anaknya. Si ibu bilang, "meunyoe meutampih hana ku dom. Meunyo meuseumpom hana ku wo" nyamuk tadi baru berbicara bahasa aceh. Ketika bertemu nyamuk luar negeri, para nyamuk akan menggunakan bahasa nyamuk. Arti dari perkataan si ibu, apabila ibunya selamat dari pukulan manusia, si ibu pulang.
Kalo ibu terbanting (mati) maka dia tidak bisa kembali ke anak-anaknya. Sedih ya rasanya.
Saya nggak bisa membayangkan kalo ibu saya kecelakaan dan nggak ada mengaku, saya mungkin akan gila sebentar.
Poinnya adalah, ibu dari setiap hal baik manusia atau nyamuk is magical Mungkin mamak kalian bukan penyuka cokelat, atau kalian kurang bisa merangkai kata untuk buat puisi. Itu nggak penting, pastikan kalian menyebut nama beliau dalam setiap doa.
Romantis mana saling mendoakan sama pacar atau sama ibu? Atau 22nya?
Recent Posts
Popular Posts
-
Hey. Udah lama ya. Aku gk tau berapa banyak orang yang mungkin ngintipin blog ini, tapi aku tetap merasa bersalah karena menelantarkannya he...
-
Hari ini ibu! Teman-teman udah kasih cokelat untuk ibu masing-masing? Sejujurnya, saya bukan tipe anak romantis yang ngasih kado ...
Pages
Text Widget
About Me
Powered by Blogger.